Jumat, 25 Juli 2014

RED _ taylor swift



RED – Taylor Swift

Loving him is like driving a new maserati down a dead and street,
Faster than the wind
Passionate as sin, ended so suddenly

Loving him is like trying to change your mind
Once you’re already flying trough the free fall
Like the colors in auntum
So bright just before they lose it all

Losing him was blue like I’d never know
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody  you’ve never met.
But loving him was red

Touching him is like realizing all you ever wantedwas right there in front of you
Memorizing him was as easy as knowing all the words to your alod favorite song
Fighting him was like trying to solve a crossword and realizing there’s no right answer
Regretting him was like wishing you never found out love could be that strong

Losing him was blue like I’d never know
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody  you’ve never met.
But loving him was red
Oh red burning red

Arti:
Mencintai mu seperti mengendarai maserati baru susuri jalan buntu,
Lebih cepat daripada angin
Bergairah seperti dosa, berakhir teramat cepat

Mencintainya seperti mencoba mengubah pikiranmu
Begitu kau telah jatuhkan diri dalam terjun paying
Seperti warna-warni pada musim gugur
Begitu terang sevelum semuanya hilang

Kehilangan dia terasa biru yang tak pernah ku tahu
Merindukannya terasa gelap kelabu
Melupakannya seperti mencoba mengingat seseorang yang tidak pernah dijumpai
Tapi mencintainya terasa merah

Menyentuhnya seperti menyadari baha yang kau inginkan ada di depan mu
Menghafalkannya seperti mengetahui semua kata di laku kesukaan mu
Bertengkar dengannya seperti mencoba pecahkan teka-teki dan sadar tak ada jawabannya
Menyesali dirinya seperti berharap kau tak pernah tahu bahwa cinta bias sekuat itu

Kehilangan dia terasa biru yang tak pernah ku tahu
Merindukannya terasa gelap kelabu
Melupakannya seperti mencoba mengingat seseorang yang tidak pernah dijumpai
Tapi mencintainya terasa merah
Oh merah, membakar merah

Comment:
I like this song because the lirick is so romantic, reflecting how the feelings of people who are in love, so sweet and strong feelings,

Jumat, 02 Mei 2014

direct and indirect speech



Direct Speech
adalah kalimat untuk melaporkan yang diucapkan langsung dari si pembicara, tanpa merubah atau menambah kalimat tersebut.
Contoh :
-          “I’ll be back soon,” he said.
-          Lia said, “I am so sad”
Indirect Speech
 adalah kalimat yang berasal dari kalimat langsung yang diceritakan
kembali dalam bentuk yang lebih jelas
Contoh :
-          He said that he would be back soon
-          Lia said that he was so sad



Jumat, 04 April 2014

tugas bahasa inggris 1



1.     George is cooking   dinner      tonight
      S       V Phase    Comp   Mod of Time

2.     We     can eat      lunch   in the restaurant         today
  S     V Phase     Comp     Mod of Place    Mod of Time

3.     Pat should have bought  gasoline       today
  S            V Phase        Comp   Mod of Time

4.     She opened a checking account     in the bank         yesterday
  S       V                  Comp           Mod of Place    Mod of Time

5.     He was driving very fast
 S     V Phase     Comp

6.     She drave the car     on the street
  S       V    Comp    Mod of Place

7.     We girls are not going to that movie
      S            V Phase    Mod of Place

8.     The chemestry professor canceled  class     today
                      S                      V       Comp   Mod of Time

9.     She must have gone    to the bank
  S         V Phase       Mod of Place

10    The weather was very bad     yesterday
         S                 Comp        Mod of Time

Minggu, 24 November 2013

Koflik etika bisnis


Teori:
Menurut Irham Fahmi (2013:3) etika bisnis adalah aturan – aturan yang menegaskan suatu bisnis boleh bertindak dan tidak boleh bertindak, dimana aturan – aturan tersebut dapat bersumber dari aturan tertulis maupun aturan yang tidak tertulis. Dan jika suatu bisnis melanggar aturan – aturan tersebut maka sangsi akan diterima. Dimana sangsi tersebut dapat berbentuk langsung maupun tidak langsung
konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.

Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan

Menurut Dahrendorf, konflik dibedakan menjadi 6 macam :
  • Konflik antara atau dalam peran sosial (intrapribadi), misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi (konflik peran (role))
  • Konflik antara kelompok-kelompok sosial (antar keluarga, antar gank).
  • Konflik kelompok terorganisir dan tidak terorganisir (polisi melawan massa).
  • Konflik antar satuan nasional (kampanye, perang saudara)
  • Konflik antar atau tidak antar agama
  • Konflik antar politik.
  • konflik individu dengan kelompok
Menurut Baden Eunson (Conflict Management, 2007,diadaptasi), terdapat beragam jenis konflik: 

·        Konflik vertikal yang terjadi antara tingkat hirarki,seperti antara manajemen puncak dan manajemen menengah, manajemen menengah dan penyelia, dan penyelia dan subordinasi. Bentuk konflik bisa berupa bagaimana mengalokasi sumberdaya secara optimum, mendeskripsikan tujuan, pencapaian kinerja organisasi, manajemen kompensasi dan karir.
·         ·        Konflik Horisontal, yang terjadi di antara orang-orang yang bekerja pada tingkat hirarki yang sama di dalam perusahaan. Contoh bentuk konflik ini adalah tentang perumusan tujuan yang tidak cocok, tentang alokasi dan efisiensi penggunaan sumberdaya, dan pemasaran.
·         ·        Konflik di antara staf lini, yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki tugas berbeda. Misalnya antara divisi pembelian bahan baku dan divisi keuangan. Divisi pembelian mengganggap akan efektif apabila bahan baku dibeli dalam jumlah besar dibanding sedikit-sedikit tetapi makan waktu berulang-ulang. Sementara divisi keuangan menghendaki jumlah yang lebih kecil karena terbatasnya anggaran. Misal lainnya antara divisi produksi dan divisi pemasaran. Divisi pemasaran membutuhkan produk yang beragam sesuai permintaan pasar. Sementara divisi produksi hanya mampu memproduksi jumlah produksi secara terbatas karena langkanya sumberdaya manusia yang akhli dan teknologi yang tepat.
·         ·        Konflik peran  berupa kesalahpahaman tentang apa yang seharusnya dikerjakan oleh seseorang. Konflik bisa terjadi antarkaryawan karena tidak lengkapnya uraian pekerjaan, pihak karyawan memiliki lebih dari seorang manajer, dan sistem koordinasi yang tidak jelas


Contoh Kasus:
Dalam suatu perusahaan terkadang timbul beberapa konflik yang terjadi akibat kurangnya komunikasi atau terjadi hubungan komunikasi yang kurang baik, antara sesama pekerja atau  antara atasan dan bawahan, hal ini akan memicu terjadinya kekacauan dalam proses bekerja, seperti kesalahan penyampain informasi serta maksud tujuan dari pekerjaan tersebut, kesalahan dalam memeberikan perintah dan lain-lain. Konflik di pihak internal perusahaan dapat disebabkan perbedaan pandangan atau strategi dalam manajemen perusahaan, dampak konflik ini dapat terjadi protest, demonstrasi dan sebagainya.

Analisis:
Dari contoh kasus di atas, perusahaan berada pada konflik internal, berupa kurangnya terjalin komunikasi yang baik antar sesame pegawai. Sehingga dapat mengganggu kelancaran dalam proses bekerja, oleh sebab itu perusahaan harus memiliki manajemen konlik yang baik, agar permasalahan yang terjadi di dalam internal perusahaan tidak terulang lagi. Manajemen konflik yang di lakukan dapat berupa:
·         Salaing mendengarkan dan menerima pendapa satu dengan yang lain, antar sesama pegawai perusahaan.
·         Menunjukkan sikap peduli antar pihak.
·         Menilai fokus pada masalah, bukan individu

Daftar Pustaka:
http://ronawajah.wordpress.com/2007/06/07/konflik-dalam-perusahaan/